Iklan

Advertisement (Left)

Perpisahan MTsN 1 Serang Rencana di Gelar di Kampus UNPAM Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Dasar Pungutan dan Izin Kegiatan

Redaksi
Senin, 08 Juni 2026, 10.34.00 WIB Last Updated 2026-06-08T03:34:41Z





SERANG,kagatbanten.com  Senen 8 Juni 2026, -- Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digaungkan pemerintah serta kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, rencana pelaksanaan acara perpisahan siswa MTsN 1 Serang di lingkungan kampus Universitas Pamulang (UNPAM) Serang menuai sorotan.


Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, MTsN 1 Serang yang beralamat di Jalan Raya Ciptayasa Ciruas No. 250, Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, diduga berencana menggelar kegiatan perpisahan siswa kelas akhir di Kampus UNPAM Serang pada Juni 2026 mendatang.


Informasi tersebut dibenarkan oleh sejumlah siswa yang menyebutkan bahwa kegiatan perpisahan akan dilaksanakan di kampus tersebut dan para siswa juga diminta memberikan kontribusi biaya.


"Ya, biayanya Rp350 ribu untuk siswa yang akan lulus," ujar salah seorang siswi kepada wartawan.


Keterangan serupa juga disampaikan oleh panitia pelaksana kegiatan. Hadi, yang disebut sebagai panitia, membenarkan adanya rencana pelaksanaan acara tersebut.


"Ya betul, insya Allah tanggal 13 Juni nanti," ujarnya sebagaimana dikutip dari keterangan yang diterima wartawan.

Munculnya informasi tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat.


Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi penyelenggaraan acara perpisahan di luar lingkungan sekolah dengan biaya yang dibebankan kepada peserta didik.


Menurut sejumlah aktivis pendidikan dan pemerhati kebijakan publik di Kabupaten Serang, kegiatan perpisahan seyogianya dilaksanakan secara sederhana, tidak memberatkan orang tua atau wali murid, serta tetap memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat.


Selain itu, publik juga mempertanyakan apakah rencana kegiatan tersebut telah memperoleh persetujuan dari instansi terkait dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku di lingkungan pendidikan madrasah.


"Yang menjadi pertanyaan publik bukan hanya lokasi kegiatan, tetapi juga dasar penetapan biaya Rp350 ribu per siswa. Apakah sudah melalui mekanisme yang sesuai dan tidak menimbulkan beban bagi orang tua murid," ujar salah satu aktivis di Serang.


Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan aktivis pendidikan dikabarkan tengah mengkaji kemungkinan untuk menyampaikan laporan maupun permintaan klarifikasi kepada instansi terkait, termasuk Kantor Kementerian Agama dan Ombudsman, guna memastikan bahwa rencana kegiatan tersebut telah dilaksanakan sesuai aturan serta tidak bertentangan dengan prinsip pendidikan yang terjangkau bagi seluruh peserta didik.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala MTsN 1 Serang maupun panitia pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait dasar pelaksanaan kegiatan, rincian penggunaan biaya, maupun status persetujuan dari instansi yang berwenang.


Masyarakat pun berharap adanya penjelasan terbuka dari pihak sekolah agar tidak menimbulkan spekulasi serta untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan pembiayaan dari peserta didik dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tidak memberatkan orang tua siswa H hadi saat di konfirmasi Betul... Pembiayaan perpisahan murni swadaya siswa(Red)

Komentar

Tampilkan

  • Perpisahan MTsN 1 Serang Rencana di Gelar di Kampus UNPAM Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Dasar Pungutan dan Izin Kegiatan
  • 0

Terkini

Topik Populer

Advertisement (Right)